Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Tagar #SayaIndonesia #SayaPancasila Menggema Di Media Sosial

Gambar
Presiden Joko Widodo menyatakan, Pancasila merupakan pemersatu bangsa dan negara. Presiden mengungkapkan hal tersebut melalui video pada akun instagram-nya,@jokowi, yang di-posting, pada Senin (29/5/2017). "Pancasila itu jiwa dan raga kita. Ada di aliran darah dan detak jantung kita, perekat keutuhan bangsa dan negara. Saya Jokowi, Saya Indonesia, Saya Pancasila," demikian pernyataan Jokowi, seperti dikutipKompas.com dari @jokowi, Selasa (30/5/2017). Pada akhir caption postingan tersebut, Jokowi mengajak para pengikutnya untuk berpendapat, dengan menyelipkan pertanyaan, "Kalau kamu?". Jokowi mengajak publik ikut menyebarkan logo bertuliskan "Saya Indonesia, Saya Pancasila" yang diunggah Jokowi. Hal ini untuk mengingatkan bahwa Indonesia memiliki perekat kebinekaan yakni Pancasila. Jokowi juga mengajak netizen untuk menggunakan tagar #PekanPancasila #SayaPancasila #PancasilaReborn #KenalPancasila #PancasilaPunyaKita #PancasilaSatu #Pancasil...

PANCASILA , Ideologi Dan Dasar Negara

Gambar
Pancasila  adalah ideologi dasar bagi negara Indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari Sanskerta :  pañca  berarti lima dan  śīla  berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat Indonesia. Lima sendi utama penyusun Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 Preambule (Pembukaan)  Undang-undang Dasar 1945 . Meskipun terjadi perubahan kandungan dan urutan lima sila Pancasila yang berlangsung dalam beberapa tahap selama masa  perumusan Pancasila  pada tahun 1945, tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila.  Wikepesia

Parlemen Afrika Selatan Kunjungi Balla Lompoa

Gambar
Member of Parliament South Afrika, Sheikh Shahid Esau bersama Direktorat Afrika Kementrian Luar Negeri RI, Artanto S Wargadinata dan South Africa Enterprenuer, Fatieg Berhardin melakukan kunjungan ke Museum Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Rabu (3/5/2017). Sebelum ke Museum Balla Lompoa, ketiganya terlebih dahulu diterima oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan didampingi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, H Sophian Hamdi dan Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ratnawati di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Gowa. Sheikh Shahid Esau sangat terkesan dengan benda-benda peninggalan bersejarah milik Kerajaan Gowa. “Saya begitu terkesan dengan peninggalan bersejarah seperti ini yang masih terjaga dengan sangat baik,” ujarnya dengan bahasa Inggris yang diterjemahkan oleh Sekdis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, Ratnawati. Lebih lanjut, Ratna menjelaskan bahwa Member of Parliament South Africa ini juga salut karena Pemerintah Kabup...

Gowa Project Harap Pemerataan Pendidikan Hingga Ke pelosok Desa

Gambar
Tnggal 2 Mei Selalu di peringati Dengan Hari Pendidikan Nasional , namun Masih bnyak permasalahan yang di hadapi dalam dunia pendidikan indonesia. Terkhusus pemerataan pendidikan. Selama ini Hanya mereka2 yang berada di kota yang dapat mengenyam pendidikan dengan enak , Berbeda dengan mereka yang berada di pelosok , mereka harus berjuang mati2an, berbagai rintangan fisikpun dilaluinya , mulai dari akses jalan menuju sekolahnya yg kurang baik sampai kurangnya tenaga pendidik di sekolah tersebut. Padahal , Semua anak indonesia berhak mengenyam pendidikan dengan baik tanpa dibanding bandingkan. Pemerataan pendidikan haruslah diperhatikan di berbagai pelosok, mulai dari akses jalan , Kondisi Sekolah Sampai Tenaga pendidik harus lebih diperhatikan lagi. Mereka semua adalah calon2 pemimpin bangsa , bisa saja Calon pemimpin Negri ini kedepan Lahir dari mereka yang tinggal di pelosok. Selamat Hari Pendidikan Nasional 2017

Sejarah 1 MEI yang tak banyak Diketahui Orang

Gambar
Pada 1 Mei 1963, Irian Barat menjadi bagian Indonesia. UNTEA (United Nations Temporary Executive Administration) menyerahkan Irian Barat kepada Indonesia dengan catatan tahun 1969 harus diadakan pungutan suara pendapat rakyat. Indonesia yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945 juga mengklaim seluruh wilayah Hindia Belanda termasuk wilayah barat pulau di Irian (Sekarang bernama Papua). Namun pihak Belanda masih menganggap wilayah tersebut salah satu provinsi Kerajaan Belanda. Presiden Sukarno kemudian membentuk Komando Mandala Pembebasan Irian Barat dan mengumumkan Tri Komando Rakyat, atau yang lebih dikenal dengan Trikora, sebagai perlawanan terhadap Belanda untuk menggabungkan Papua bagian barat dengan Indonesia pada Oktober 1962. Belanda menyerahkan Irian Barat kepada UNTEA, sebuah badan PBB untuk mengurus Irian sebagai pemerintahan sementara. Tahun 1969 dilangsungkan Penentuan Pendapat Rakyat Irian Jaya (Pepera). Hasilnya, rakyat di Irian Barat tetap ingin...